

Prabowo Subianto. (ISTIMEWA)
PAPUA BARAT DAYA POST. COM, JAYAPURA – Presiden Prabowo Subianto merasa heran dengan kritik publik terkait intensitas kunjungan luar negeri yang dilakukannya sejak menjabat sebagai kepala negara. Menurutnya, kritik serupa juga pernah dialami Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang justru dinilai terlalu jarang melakukan lawatan ke luar negeri.
Adapun, sejak dilantik sebagai presiden pada 20 Oktober 2024, Prabowo tercatat telah menjalani 26 rangkaian perjalanan dinas ke luar negeri dengan total kunjungan 29 negara. “Jadi, ada Presiden kayak Pak Jokowi yang jarang ke luar negeri, disalahkan ya kan ‘Jokowi enggak pernah ke luar negeri. Jokowi tidak peduli politik luar negeri'” kata Prabowo saat menghadiri Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Munas Hipmi) XVIII di Lampung, Rabu (10/6) seperti dilansir dari Jawapos.com.
“Saya sering ke luar negeri, (dibilang) ‘Prabowo sering ke luar negeri’. Aneh. Sebenarnya tidak ada masalah gitu, bener enggak,” sambungnya. Prabowo menjelaskan, kondisi geopolitik dunia saat ini berbeda dibanding beberapa tahun sebelumnya. Menurut dia, dinamika global yang semakin tidak menentu membuat Indonesia harus aktif menjaga hubungan dengan banyak negara.
“Situasi mungkin berubah, sekarang dinamikanya geopolitik begitu kacau. Kita tidak tahu kawan siapa, lawan siapa. Kita beruntung, saya beruntung,” tegasnya. Ia menegaskan, arah politik luar negeri Indonesia tetap berpegang pada prinsip bebas aktif dan non-blok. Karena itu, Indonesia memilih membangun hubungan baik dengan berbagai negara tanpa terikat pada aliansi militer tertentu. Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mencontohkan hubungannya yang tetap baik dengan Presiden Rusia Vladimir Putin maupun Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (*)
Piala Dunia 2026 resmi dimulai pada Kamis, 11 Juni 2026 malam waktu setempat atau Jumat,…
Kabar menggembirakan datang bagi jutaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PPPK Paruh Waktu…
Pemerintah Provinsi Papua tengah menyiapkan pengisian sejumlah jabatan strategis yang masih kosong guna memperkuat kinerja…
Kepolisian Sektor Mimika Baru menangkap seorang anggota komplotan pencurian spesialis ternak babi dan sepeda motor…
"Saya juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk membangun budaya siber keamanan informasi," kata Asisten III…
Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten/Kota (DPRK)…